Laporan keuangan merupakan media komunikasi yang digunakan untuk menghubungkan pihak-pihak yang berkepentingan dalam perusahaan berupa informasi akuntansi termasuk Usaha Kecil dan Menengah. Secara umum laporan keuangan terdiri dari Laporan Neraca, Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Modal, Laporan Arus Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan. Laporan keuangan juga sangat besar manfaatnya bagi Usaha Kecil dan Menengah namun pada kenyataannya banyak UKM belum memakai laporan keuangan, ada diantaranya yang suda memakai namun belum mengikuti standar yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pembukuan perusahaan berskala kecil dan menengah dalam hubungannya dengan pelaporan pajak penghasilan yang ada di UKM Buana Mart. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengetahui secara empiris bagaimana penghitungan, pencatatan, dan pelaporan pajak yang dilakukan oleh apakah UKM Buana Mart. Jenis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah data kualitatif dengan metode deskriptif yaitu wawncara langsung kepada pemilik UKM tentang pencatatan transaksi, observasi langsung atas kegiatan operasional UKM. Sumber data yang dipakai dalam penelitian ini adalah data primer dimana peneliti melakukan wawancara langsung dengan pemilik dan karyawan toko dan data sekundernya melalui dokumentasi berupa transaksi-transaksi yang suda ada di UKM Buana Mart. Hasil penelitian ini menunjukan kendala yang dialami oleh UKM Buana Mart dalam menyusun laporan keuangan karena (a) UKM Buana Mart belum memiliki sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dalam menyusun laporan keuangan. (b) Belum adanya pemisahan antara rekening pribadi dan rekening UKM, sehingga sulit membedakan antara transaksi UKM dan transaksi pribadi. (c) Belum ada dokumen-dokumen pelengkap yang dapat memudahkan penyusunan laporan keuangan .
Copyrights © 2017