Seorang yang akan memahami Al-Qur’an termasuk kandungan maqasid syariahnyamesti memiliki pengetahuan tentang bahasa Arab termasuk di dalamnya pengetahuan tentang kebiasaan-kebiasaan bangsa Arab dalam menggunakan bahasa mereka. Pengetahuan akan bahasa Arab semakin dibutuhkan ketika kandungan nilai yang hendak ditimba, masih harus dikaitkan dengan tuntutan lafal sebagai bagian dari titik tolak pemahaman. Maqasid Syari’ah terdiri dari dua kata; Maqasid dan Syari’ah. Maqasid berarti kesengajaan atau tujuan, sedangkan Syari’ah berarti jalan menuju sumber air. Untuk mengetahui Maqasid ini, maka seseorang dituntut untuk memahami konteks. Bukan hanya pada konteks personal yang juz’i-partikular, akan tetapi juga konteksimpersonal yang kulli-universal.
Copyrights © 2019