Geoscience Journal
Vol 3, No 2 (2019): Padjadjaran Geoscience Journal

ANALISIS PORE PRESSURE PADA SUMUR IHW-01 CEKUNGAN JAWA TIMUR UTARA

Reza Mohammad Ganjar Gani, Yusi Firmansyah, Don Basuki, Ilham Hariz Wardhana, Ildrem Syafri, (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Aug 2019

Abstract

Fenomena waktu tidak produktif saat kegiatan pengeboran 40% terjadi akibat dari permasalahanmengenai tekanan di bawah permukaan. Untuk mengurangi biaya produksi yang dikeluarkan maupunwaktu yang lebih efisien dibutuhkan prediksi mengenai tekanan bawah permukaan pada suatu sumur.Terkait dengan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode yang tepatuntuk digunakan pada sumur IHW-01 yang bermasalah di daerah Tuban, Cekungan Jawa Timur Utaraserta mengetahui mekanisme dari pore pressure pada sumur tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sumur yang meliputi lumpur pengeboran, suhu,kronologi pemboran, dan data wireline logging. Metode penelitian yang digunakan dalam prediksi porepressure adalah mengamati reaksi wireline logs, metode Eaton untuk prediksi pore pressure dan metodeFluid Retention Depth untuk mengetahui prediksi pore pressure pada suhu tinggi. Hukum Terzaghi jugadigunakan untuk mengetahui stres efektif batuan dan mengetahui mekanisme adanya overpressure padasumur IHW-01. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pore pressure yang dianalisis pada sumur IHW-01 diketahuisebagai zona overpressure mulai dari kedalaman 800 m- 1200 m pada Formasi Ngrayong. Analisisprediksi pore pressure yang digunakan adalah metode Eaton sebagai metode yang umum dipakai dalammemprediksi pore pressure. Tetapi setelah diketahui suhu dari sumur ABP-01 meningkat menjadi 112⁰ C,metode yang digunakan adalah metode Fluid Retention Depth karena metode Eaton hanya berfungsidengan baik pada keadaan normal. Kesalahan pemilihan metode seringkali mengakibatkan beberapaprediksi yang salah. Pore pressure yang ada pada sumur IHW-01 tergolong menjadi overpressure karenabeberapa mekanisme seperti loading dan unloading. Loading terjadi karena cekungan Jawa Timur Utaramerupakan cekungan muda berumur Tersier dan terjadi pada batulempung. Unloading terjadi karena suhuyang tinggi (113⁰ C) mengakibatkan adanya diagenesis mineral lempung yang mengakibatkan adanyapenambahan air pada batuan serta kemungkinan perubahan wujud hidrokarbon pada formasi dari padatmenjadi fluida.Kata kunci: pore pressure, fluid retention depth, Eaton, Cekungan Jawa Timur Utara

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

geoscience

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Padjadjaran Geoscience Journal adalah suatu jurnal Geologi berskala nasional yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu Geologi. Bidang kajian dalam jurnal ini meliputi Geologi Dinami,Geofisika, Geokimia dan Geothermal, Geomorfologi dan Penginderaan Jauh, Paleontologi, Petrologi dan ...