Advokasi sosial merupakan suatu usaha yang sistematik dan terorganisir untuk mempengaruhi dan mendesakkan perubahan, dengan cara memberikan dukungan dan pembelaan terhadap kaum lemah atau terhadap mereka yang menjadi korban dari sebuah kebijakan dan ketidakadilan. Advokasi sosial dilakukan agar suatu kelompok/individu dapat memperoleh kembali hak-hak kemanusiannya. Salah satu permasalahan yang perlu mendapatkan pelayanan advokasi sosial adalah anak yang menjadi korban dari tindak kekerasan seksual. Kekerasan seksual merupakan salah satu permasalahan anak yang paling dominan diantara permasalahan-permasalahan anak lainnya. Advokasi sosial dalam kasus ini meliputi segenap aktivitas atau kegiatan yang dilakukan oleh sebuah lembaga yang memberikan advokasi sosial tehadap anak korban kekerasan seksual. Dalam hal ini yang menjadi proses dari advokasi sosial yang dimulai dari tahap identifikasi masalah, merumuskan solusi, membangun kesadaran dan kemauan politik, melaksanakan kebijakan, dan evaluasi. Social advocacy is a systematic and organized effort to influence and push for change, by providing support and defense to the weak or to those who are victims of a policy and injustice. Social advocacy is done so that a group / individual can regain their human rights. One of the problems that need to get social advocacy services is children who are victims of sexual violence. Sexual violence is one of the most dominant child problems among other child problems. Social advocacy in this case includes all activities or activities carried out by an institution that provides social advocacy for children who are victims of sexual violence. In this case, it becomes a process of social advocacy which starts from the stage of identifying problems, formulating solutions, building awareness and political will, implementing policies, and evaluating.
Copyrights © 2019