Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum
Sarjana Ilmu Hukum, Oktober 2017

KEWENANGAN PENGADILAN HUBUNGAN INDSUTRIAL DALAM MENYELESAIAKAN PERSELISIHAN ANTARA PEKERJA RUMAH TANGGA DAN PEMBERI KERJA

Rian Fareza (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Nov 2017

Abstract

Rian Fareza, Ikaningtyas, Ratih Dheviana Puru HT Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Email: Ryanjangan12@gmail.com   ABSTRAK Hubungan antara pekerja rumah tangga dan pemberi kerja terkait perlindungan hukumnya masih menjadi perbincangan hingga saat ini. Penelitian bertujuan menganalisis kewenangan Pengadilan Hubungan Industrial dalam menyelesaikan perselisihan antara kerdua pihak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan Undang-undang (statute approach). Hasil penelitian ini menunjukan kekaburan terkait kewenangan pengadilan hubungan industrial. Hal tersebut didasarkan hubungan kerja antara pekerja rumah tangga dan pemberi kerja yang tidak diatur dalam Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, subjek hukum yang menjadi faktor tidak terpenuhinya hubungan kerja, dalam hal ini pengusaha tidak dipersamakan dengan majikan. Sehingga, permasalah yang muncul dikemudian itu merugikan pekerja rumah tangga disini apakah menjadi kewenangan Pengadilan Hubungan Industrial.Kata Kunci: Pekerja Rumah Tangga, Hubungan Hukum, Kewenangan Pengadilan Hubungan Industrial ABSTRACT There has been discussion on the relation between domestic worker with employer related to legal protection. This study aimed at analyzing the authority of industrial relations court in resolving the dispute between two parties. This study employed normative juridical method with statute approach. The results of the study show that there is vagueness related to the authority of industrial relations court. This is based on the work relationship between domestic worker with the employer that is not regulated in law number 13 year 2003 about employment, legal subject that becomes the factor of non-fulfillment of employment relationship in which businessmen are not considered in the of the same position with employer. Thus, there was a question on whether the problems that suffered by the domestic worker would become the authority of industrial relations court. Keyword: Domestic worker, Legal Relationship, The Authority of Industrial Relations Cour  

Copyrights © 2017