Munculnya alternatif permainan baru pada anak, khususnya permainan mobile gadget pada anak akibat pertumbuhan teknologi, memungkinkan adanya sebuah hubungan, baik secara langsung atau tidak, dengan eksistensi permainan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat penggunaan teknologi mobile gadget dan eksistensi permainan tradisional pada siswa SDNU-1 Trate Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif explanatory atau penjelasan, dengan menggunakan analisis korelasi Spearman untuk mengetahui kekuatan hubungan kedua variabel, yakni variabel tingkat penggunaan mobile gadget dan variabel eksistensi permainan tradisional. Sampel penelitian ialah siswa SDNU-1 Trate Gresik sebanyak 88 siswa. Hasil pengujian dalam penelitian ini menunjukan bahwa angka signifikasi sebesar 0,249 > 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima, dan H1 ditolak, sehingga tidak ada hubungan antara tingkat penggunaan mobile gadget terhadap eksistensi permainan tradisional. Berkaitan dengan teori konsumsi dari Baudrillard, mengenai sebuah bentuk konsumsi terhadap tanda atau simbol, dalam penelitian ini penulis menemukan bahwa dengan memiliki sebuah gadget dapat membuat responden merasa dirinya gaul dan tidak ketinggalan jaman. Kata kunci: Tingkat penggunaan teknologi, mobile gadget, Eksistensi permainan tradisional, Masyarakat konsumsi
Copyrights © 2015