Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimis dan dinamika spikologis pada remaja penyandang cacat akiabat kecelakaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang remaja yang pernah mengalami kecelakaan dan mengalami cacat fisik sampai saat ini, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan wawancaran semi struktur dan observasi yang dilakukan saat wawancara dengan menggunakan non observasi partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimis pada remaja yang mengalami cacat akibat kecelakaan cendrung cukup optimis meliputi, menerima kenyataan, cendrung menerima social support dan mencari informasi akan tetapi tidak menutup kemungkinan menggunakan emotional focused coping meliputi dinamika emosi, avoidance, dan positive thingking. Dampak dari optimis membuat subjek menjadi lebih memahami kondisinya perubahan suasana hati setelah mengalami kecelakaan, serta semakin bertambah pengetahuan khususnya perawatan ketika patah tulang dan memahami pertolongan pertama pada kecelakaan dan langkah beritkutnya penanganan di rumah sakit, subjek juga merasa lebih percaya diri atau menerima kenyataan, mampu untuk mampu melakukan hal yang konkret, berbagi pengalaman dengan oranglain dan merasa lebih tenang serta sabar dalam menghadapi hal-hal yang tidak menyenangkan.Kata kunci : Optimis, Remaja Penyandang Cacat Akibat Kecelakaan
Copyrights © 2013