Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode bermain peran (role play) untuk meningkatkan keterampilan komunikasi pada anak. Subjek dari penelitian ini adalah siswa-siswi kelas B PAUD IT Durratul Islam Ngablak Magelang yang memiliki keterampilan komunikasi di bawah rata-rata berdasarkan dari hasil observasi awal. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi dengan metode Child Behaviour Checklist (CBCL), yaitu alat ukur yang berisi daftar nama subjek dan perilaku-perilaku yang diharapkan akan muncul selama penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis statistik nonparametrik Uji Mann Whitney terhadap Gainscore antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai p=0,001, dengan demikian maka terdapat perbedaan peningkatan skor keterampilan komunikasi antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sedangkan hasil dari uji Wilcoxon yaitu pada kelompok eksperimen diperoleh nilai p= 0,012, nilai z= -2,527 dan pada kelompok kontrol nilai p= 0,357 dan nilai z= -0,921 yang menunjukkan bahwa pada kelompok eksperimen diperoleh hasil yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hal ini membuktikan bahwa metode bermain peran (role play) efektif untuk meningkatkan keterampilan komunikasi pada anak kelas B PAUD IT Durratul Islam.Kata kunci : Keterampilan Komunikasi, Bermain Peran.Â
Copyrights © 2013