Abstrak. Artikel ini membahas hasil penelitian tentang arti kebahagiaan bagi tiga karakter, Margaret Wallace. Daisy Wallace, dan Dale Wallace  dalam novel Nancy Thayer yang berjudul Three Women at the Waters’ Edge. Kerangka teoretis tentang konsep kebahagiaan diambil dari pandangan Platonik tentang arti kebahagiaan yang dikembangkan oleh Barrow (1975), Eysenck (1994) dan Selignman. Arti kebahagiaan ini berkaitan dengan apa yang membuat setiap karakter di atas bahagia dalam hidup mereka dan alasan mereka menjadi bahagia dalam situasi tertentu. Fokus penelitian ini  adalah ide-ide kebahagiaan yang berbeda di antara tiga karakter tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan arti kebahagiaan dari ketiga tokoh dalam novel. Yang pertama adalah Margaret Wallace yang merasa bahagia setelah dia bercerai dengan suaminya, Harry Wallace. Setelah lepas dari suaminya, ia merasa bebas dan senang dalam menjalani hidupnya dengan prinsip-prinsip hidupnya sendiri.Yang kedua adalah Daisy Wallace yang begitu bahagia ketika ia bisa berkumpul dengan anak-anaknya di rumah yang besar dan indah dan bisa bercanda dan berbincang-bincang dengan teman-temannya. Dia juga merasa hidupnya berarti dan mudah setelah ia bercerai dengan suaminya. Sebaliknya Dale Wallace  mendapatkan kebahagiaan setelah ia jatuh cinta dengan Hank Kennedy dan bekerja sebagai guru. Dia lebih bahagia lagi dan puas dan lega ketika ia bisa mengatasi dilema yang ia hadapi dengan cara menikah dengan Hank. Kata kunci: happiness,  emotional state
Copyrights © 2013