ABSTRAK. Penelitian ini membahas tentang analisis konflik internal dalam novel karya George Moore yang berjudul Esther Water. Konflik internal pada karakter utama dalam novel karangan George Moore ini dianalisadengan menggunakan teori karakter dan teori konflik (Diettich and Sundell, 1974, Holmal, 1936). Penelitian ini menerapkan rancangan deskriptif kualitatif terhadap novel untuk menjawab pertanyaan: apakah konflik internal yang dihadapi tokoh Esther dan bagaimanakah karakter tokoh Esther. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, berdasarkan teori konflik, konflik yang terjadi pada Esther adalah disaat ia mengandung tanpa suami dan ketika ia harus membesarkan anak yang dianggap masyarakat tidak mempunyai status hukum. Esther mengalami konflik rumit yang merupakan konflik internal. Konflik tersebut didominasi oleh konflik pribadi karena ia harus membuat keputusan sendiri dan tidak ada seorangpun yang dapat ia percaya. Sedangkan teori karakter jelas menunjukkan bahwa Esther sebagai karakter utama adalah karakter dinamis. Berasal dari kelas bawah, Esther tampak mempunyai karakter lemah namun setelah mengalami kehidupan yang semakin keras, Esther berubah menjadi karakter yang sangat kuat. Dengan percaya pada Tuhan, Esther berjuang demi anaknya, ia menjadi sangat berani menghadapi kenyataan dan berhasil menghidupi anaknya tanpa bantuan orang lain. Keywords: internal conflict, main character, round characterÂ
Copyrights © 2013