Abstrak. Makalah ini membahas penelitian tentang masalah ketaksepadanan dalam penerjemahan frasa nomina berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia, dan strategi penerjemahan untuk mengatasai ketaksepadanan. Penelitian difokuskan kepada tiga jenis konstruksi frasa nomina berbahasa Inggris: pre-headed modifier + head, head + post-headed modifier, and pre-headed modifier + head + post-headed modifier. Data penelitian diambil dari novel dwibahasa karangan Sophie Kinsella yang berjudul I’ve Got Your Number. Penelitian menggunakan ancangan kualitatif deskriptif terhadap 30 frasa nomina yang diseleksi dari 30 kalimat dari novel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan ada tujuh (7) strategi penerjemahan yang digunakan untuk mengatasi masalah ketaksepadanan: (1) penerjemahan dengan kata yang lebih netral (translation by more neutral/less expressive words), (2) dengan substitusi budaya (by cultural substitution), (3) dengan parafrasa menggunakan kata yang berhubungan (by paraphrase using both related) atau (4) tak berhubungan (unrelated words), (5) dengan penghapusan (by omission), (6) dengan penjelasan tambahan (by adding explanation), dan  (7) penerjemahan idiom dengan parafrasa (translating idioms by paraphrase). Juga ditemukan bahwa strategi keempat yang terbanyak digunakan, yang mungkin terjadi karena banyak frasa nomina berbahasa Inggris tidak memiliki pengungkapan yang serupa dalam bahasa Indonesia, baik secara leksikal maupun struktural. Keywords: non-equivalence, translation strategies, translation of noun phrases
Copyrights © 2014