eDimensi Arsitektur Petra
Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019

Kondotel di Kabupaten Tangerang

Natasha Marcella Hotama (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Jan 2020

Abstract

Kabupaten Tangerang telah mengalamiperkembangan pesat di bidang kawasan permukiman moderndan kawasan bisnisnya. Hal ini dapat dilihat dari maraknyapembangunan apartemen dan hotel tingkat tinggi, hinggaadanya pembangunan kondominium hotel atau kondotel.Kondotel merupakan sebuah bangunan yang dapatdigunakan untuk mengakomodasi para tamu, sama halnyaseperti hotel, namun terdapat perbedaan pada kepemilikanunit yaitu dapat dibeli dan disewakan. Proyek ini merupakanfasilitas hunian vertikal dimana bangunan ini tetapmemperhatikan ruang terbuka hijau dan ruang komunal yangkurang akibat konstruksi pembangunan yang berada diKabupaten Tangerang. Desain ini berintensi mampumemecahkan permasalahan di kota-kota besar sepertikabupaten Tangerang yang kurang akan ruang terbuka hijausebagai sumber oksigen dan ruang komunal untuk interaksisosial antar penghuni dan juga ikut berperan dalammewadahi kebutuhan hunian masyarakat. Denganpendekatan sustainable architecture, fasilitas yang terdapatpada bangunan adalah green roof, green façade, void terbuka,green co-working space, ruang komunal dan area terbukahijau. Pendalaman yang digunakan adalah pendalamanutilitas yaitu rainwater harvesting, dimana membantumerestorasi pengunaan air yang semakin terbatas. Olehkarena itu, proyek Kondotel di Kabupaten Tangerang iniadalah bangunan yang ramah lingkungan dan mampumenjawab permasalahan akan hunian dan lahan ruangterbuka hijau yang semakin terbatas.

Copyrights © 2019