Jurnal Asia Pacific Studies
Vol 3 No 1 (2019): January - June 2019

GEOPOLITIK TIONGKOK DI KAWASAN ASIA TENGGARA: JALUR PERDAGANGAN (OBOR)

Fransiskus Radityo (Hubungan Internasional, Universitas Kristen Indonesia)
Gabriella Rara (Hubungan Internasional, Universitas Kristen Indonesia)
Indah Amelia (Hubungan Internasional, Universitas Kristen Indonesia)
Rifal Efraim (Hubungan Internasional, Universitas Kristen Indonesia)



Article Info

Publish Date
24 Jul 2019

Abstract

Dalam perkembangan dinamika politik internasional, Tiongkok merupakan salah satu negara yang mulai muncul dan berperan sebagai emerging power serta memiliki kekuatan ekonomi yang banyak memberikan pengaruh bagi sistem ekonomi dunia. Geopolitik merupakan bentuk dari implementasi politik suatu negara dengan pengaruh keadaan geografisnya. Keadaan geografis dapat mempengaruhi kebijakan suatu negara atas upaya mencapai kepentingannya. Untuk mewujudkan kepentingannya maka Tiongkok menggunakan geostrategi. Perkembangan geostrategi politik Tiongkok sendiri dapat dilihat dari masa sejarah Tiongkok dimana sudah mulai adanya pertimbangan kebijakan yang menyesuaikan kondisi geografis. Dalam hal ini dapat dilihat dari bagaimana Tiongkok mampu memetakan jalur perdagangannya yang diperkenalkan dengan sebutan jalur sutra atau silk road. Di era Tiongkok modern atau kotemporer, Tiongkok semakin berkembang menjadi negara yang memiliki kemampuan bargaining power yang cukup kuat. Karena hal tersebut Tiongkok memetakan strateginya bukan hanya melihat dari aspek geografis namun juga melihat dari kondisi politik internasional.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

japs

Publisher

Subject

Arts Humanities Social Sciences Other

Description

Jurnal Asia Pasific Studies (JAPS) is published by International Relations Department of Universitas Kristen Indonesia (UKI). It is a bi-annual journal publishing articles on International Relations and Asia Pacific issues. The journal focused on multidisciplinary and pluralistic perspectives and ...