Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat, maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba menggunakan jaringan syaraf tiruan model backpropagation. Jaringan syaraf tiruan merupakan salah satu sistem pemrosesan informasi yang didesain dengan menirukan cara kerja otak manusia dalam menyelesaikan suatu masalah dengan melakukan proses belajar melalui perubahan bobot sinapsisnya. Pada penelitian ini akan di susun data jenis narkoba dan turunannya. Kemudian seluruh gejala psikis yang ditimbulkan untuk turunan narkoba tersebut. Data input dibuat dengan memberikan nilai 1 untuk gejala yang dimiliki pada pengguna narkoba jenis turunan tertentu, dan 0 untuk gejala yang tidak dimiliki. Pembelajaran dan pengujian dilakukan unuk data gejala klinis dan psikis yang ada atau nilai 1 dengan beberapa kali literasi untuk mendapatkan output apakah narkoba jenis narkotika, psikotropika, zat adiktif atau tidak teridentifikasi. Menentukan variabel jumlah sel lapisan masukan, jumlah sel lapisan tersembunyi, jumlah sel lapisan keluaran, galat yang dijinkan, konstanta belajar, kenaikan konstanta belajar, penurunan konstanta belajar meomentum, rasio kesalahan dan fungsi aktivasi. Pengujian dilakukan dengan menggunakan program aplikasi Matlab sehingga hasilnya akan mampu memberikan informasi apakah seseorang telah terkena pengaruh narkoba atau tidak.
Copyrights © 0000