Industri semen merupakan salah satu penyumbang polusi udara terbesar di dunia karena tingkat konsumsi energi dan potensi emisi debu. Hal ini menjadi faktor utama sumber polusi udara. Emisi udara dari industri semen mengandung zat-zat kimia yang berbahaya, seperti Total Partikel, CO2, NO2, SO2, dan Opasitas. Dampak dari emisi akibat industri semen tidak hanya berpengaruh pada kesehatan manusia saja, tetapi juga pada lingkungan sekitar tempat produksi semen. Oleh karena itu, perlu diadakan analisis emisi pada pabrik produksi semen untuk mengetahui efeknya terhadap kesehatan dan lingkungan sekitar. Metode pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penentuan Total Partikel secara isokinetik, uji SOx menggunakan metode turbidimetri, uji kadar Nitrogen Dioksida (NO2) dengan metode Griess Saltzman, uji CO2 dengan cara analisis otomatik. Hasil uji emisi menunjukkan konsentrasi zat pencemar emisi masih berada di bawah Baku Mutu Emisi sesuai KEPMENKES-13/MENLH/1995 tentang Baku Mutu Emisi Tidak Bergerak.
Copyrights © 2018