Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia
Vol 18, No 2 (2012): (Juni) 2012

KARAKTERISASI DEKSRIPTOR AKUSTIK IKAN INTRODUKSI AIR TAWAR

Zulkarnaen Fahmi (Pusat Penelitian Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumberdaya Ikan, Jakarta)
Wijopriono Wijopriono (Pusat Penelitian Pengelolaan Perikanan dan Konservasi Sumberdaya Ikan, Jakarta)



Article Info

Publish Date
30 May 2016

Abstract

Identifikasi spesies secara langsung merupakan salah satu tantangan dan keterbatasan teknik akustik sebagai alat dalam pengkajian stok sumberdaya ikan. Untuk itu, tujuan identifikasi spesies langsung dari data akustik merupakan kontribusi penting untuk ketepatan estimasi akustik atas kelimpahan sumberdaya ikan. Penelitian telah dilakukan untuk mengidentifikasi spesifik karakteristik spesies yang memudahkan pengklasifikasian, menggunakan deskriptor yang diekstraksi dari data akustik yaitu volume backscattering (Sv), Target strength (TS), area backscattering strength (Sa), skewness, kurtosis, Kedalaman, tinggi dan Ketinggian relatif ikan. Tiga spesies introduksi ikan air tawar yang dianalisis adalah : ikan mas (Cyprinus carpio), nila (Oreochromis niloticus), dan patin (Pangasionodon hypophthalmus). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan amplitudo pancar-balik gema antar spesies tersebut, dan intensitas gema bervariasi dalam dan antar spesies. Target strength berbeda antar spesies, tergantung pada ukuran dan orientasi ikan. Variabel skewness dan kedalaman berkontribusi paling tinggi dalam klasifikasi (15- 20%), diikuti Target strength, kurtosis dan ketinggian relatif (10–15%), sedangkan variabel lainnya kurang dari 10% dapat membedakan ketiga jenis ikan tersebut.Direct species identification is one of the main challenges and limitations of hydroacoustic techniques as fish stock assessment tools. Hence, the objective identification of species directly from acoustic data may make an important contribution to the accuracy of acoustic abundance estimates. Study has been made to identify species-specific characteristics that facilitate the classification of species, using descriptors extracted from acoustic data, i.e., volume backscattering (Sv), Target strength (TS), area backscattering strength (Sa), skewness, kurtosis, depth, height and relative altitude. Three species of introduced freshwater fishes were analyzed: carp (Cyprinus carpio), tilapia (Oreochromis niloticus), and catfish (Pangasionodon hypophthalmus). The results showed that backscatter amplitude differences exist among these species and echo intensities were variable within and among species. Target strength differed among species, and were dependent on fish size and body orientation. Variables of skewness and depth gave highest contribution to the classification (15-20%), following by TS, kurtosis and relatif heigh of fish (10–15%), while those of the others were less than 10%.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

jppi

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia accepts articles in the field of fisheries, both sea and inland public waters. The journal presents results of research resources, arrest, oceanography, environmental, environmental remediation and enrichment of fish ...