Kadmium (Cd) merupakan salah satu logam berat yang berbahaya bagi manusia sehingga keberadaannya dalam tanah pertanian baik jumlah dan sifat-sifatnya perlu diketahui untuk upaya pengendaliannya. Pupuk merupakan salah satu sumber kontaminan cadmium (Cd) dari sektor pertanian. Kegiatan pertanian seperti pemberian pupuk anorganik dan organik secara terus menerus meningkatkan kandungan kontaminan dalam tanah, antara lain logam berat Cd. Percobaan lapangan dilaksanakan di lahan sawah tadah hujan di Kabupaten Pati selama musim tanam 2013-2014 pada pertanaman padi walik jerami (MK 2013) dan padi gogorancah (MH 2013/2014). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemupukan terus menerus terhadap logam berat Cd dalam tanah dan gabah tanaman padi. Percobaan disusun dengan rancangan acak kelompok dengan enam ulangan dan enam perlakuan. Data yang dikumpulkan meliputi hasil gabah, kandungan Cd dalam tanah, konsentrasi Cd dalam gabah, dan serapan Cd dalam gabah. Hasil gabah tertinggi diperoleh pada perlakuan pupuk kandang+NP (padi gogorancah) dan jerami padi+NPK (padi walik jerami). Kandungan Cd dalam tanah di lapisan tanah 20-40 cm lebih tinggi daripada di lapisan tanah 0-20 cm. Konsentrasi Cd dalam gabah padi terendah ditemukan pada perlakuan pupuk kandang+NPK (musim pertama) jerami padi+NP (musim berikutnya).
Copyrights © 2018