Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Vol 7, No 3 (2019): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan

SALURAN PEMASARAN CABAI RAWIT DAN BAWANG MERAH DI KOTA AMBON

Yuliahwati E Salampessy (Dinas Pertanian Kota Ambon)
Natelda R Timisela (Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Unpatti Ambon)
Yolanda M. T. N. Apituley (Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan Fakultas Perikanan Unpatti Ambon)



Article Info

Publish Date
14 Nov 2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran cabai rawit dan bawang merah di Kota Ambon. Data primer yang dikumpulkan berupa harga bawang merah dan cabe rawit pada setiap lembaga pemasaran yang terlibat serta biaya-biaya pemasaran yang dikeluarkan setiap lembaga pemasaran bawang merah dan cabe rawit di Kota Ambon. Data sekunder diperoleh  dari instansi-instansi dan literatur terkait masalah penelitian (data BPS, artikel ilmiah, skripsi, tesis, disertasi dan buku). Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 30 orang petani dari masing-masing komoditi (bawang merah dan cabai rawit), serta 8 orang dari masing-masing lembaga pemasaran atau distributor (pedagang pengumpul, distributor dan pedagang pengecer). Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 5 saluran pemasaran cabai rawit dan bawang merah di Kota Ambon, yakni saluran I (petani – konsumen), saluran II (petani – pedagang pengumpul – konsumen) dan saluran III (petani – pedagang pengumpul – pedagang pengecer – konsumen). Sementara dari distributor terdapat 2 saluran pemasaran cabai rawit dan bawang merah yakni saluran distribusi ke-IV (petani – distributor luar Maluku – distributor Kota Ambon – konsumen dan saluran distribusi ke-V (petani – distributor luar Maluku – distributor Kota Ambon – pedagang pengecer – konsumen.

Copyrights © 2019