SAINTEK: Jurnal ilmiah Sains dan Teknologi Industri
Vol 3 No 1 (2019): Saintek: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri

Penerapan Metode Six Sigma (DMAIC)Untuk Menuju Zero Defect Pada Produk Air Minum Ayia Cup 240 ml

Fitri, Meldia (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Jul 2019

Abstract

Perusahaan dapat bersaing dalam industri dengan cara memberikan produk yang berkualitas baik sesuai dengan spesifikasi dan tidak cacat. Penggunaan konsep DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) metode six sigma dapat mengupayakan untuk mencapai tingkat kecacatan nol (zero defect). Dari tahap define digunakan untuk mengidentifikasi masalah yang terjadi. Tahap measure dilakukan untuk mengukur tingkat kecacatan pada suatu produksi. Tahap analyze untuk menentukan penyebab dari masalah dalam proses produksi menggunakan diagramfishbone. Tahap improve digunakan untuk meningatkan proses dan menghilangkan sebab-sebab kecacatan berdasarkan tahap analyze. Tahapan terakhir yaitu tahap control untuk mengontrol kinerja dan menjamin permasalahan utama penyebab kecacatan tidak muncul lagi menggunakan Statistical ProcessControl (SPC). Dari hasil analisa data diperoleh nilai DPMO dan sigma level sebelum penerapan metode six sigma sebesar 30,020 cup per sejuta produksi dan berada pada level 3.38 sigma. Sedangkan setelah penerapan metode six sigma menggunakan tahapan DMAIC diperoleh nilai DPMO 7,093 cup per sejuta produksi dan berada pada level sigma 3.95. Sehingga pengurangan cacat adalah sebanyak 22,927 cup.

Copyrights © 2019