Pemberian pakan selain hijauan memungkinkan terjadinya perubahan fisiologis ternak. Penelitian inibertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian pakan pengganti hijauan berupa fermentasi isi rumensapi terhadap eritrosit, leukosit, hemoglobin, hematokrit, dan diferensiasi leukosit darah domba.Domba yang digunakan dalam penelitian berjumlah 12 ekor domba ekor tipis jantan berumur sekitar4–6 bulan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap: 4 perlakuan dan 3 ulangan uji lanjutmenggunakan uji Duncan. Perlakuan yang diberikan adalah R0 (pakan rumput lapang 100%), R1(fermentasi isi rumen 50% + rumput lapang 50%), R2 (fermentasi isi rumen 75% + rumput lapang25%), R3 (fermentasi isi rumen 85% + rumput lapang 15%). Fermentasi isi rumen berupa isi rumensapi, dedak padi, molases dan urea. Parameter yang diamati adalah kadar eritrosit, leukosit,hemoglobin, hematokrit, dan diferensiasi leukosit. Hasil penelitian menunjukkan kadar eritrosit,leukosit, hematokrit, dan diferensiasi leukosit tidak berpengaruh nyata (P>0,05), akan tetapi kadarhemoglobin menunjukkan berbeda nyata (P<0,05) pada perlakuan R3 (85% IRS + 15% rumputlapangan) yaitu 13,24 g/dl. Kesimpulan penelitian menunjukkan pemberian ransum fermentasi isirumen sapi berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap jumlah eritrosit, leukosit, hematokrit domba,dan diferensiasi leukosit (eosofil, netrofil, basofil, monosit, dan limfosit) darah, kecuali jumlahhemoglobin menunjukkan pengaruh nyata dengan pemberian 85% fermentasi isi rumen sapi. Isi rumensapi (IRS) dapat digunakan sebagai pakan pengganti hijauan pada musim kemarau tanpa memengaruhikondisi fisiologis darahnya.
Copyrights © 2014