Penelitian ini dilakukan di objek wisata yang dilakukan di Kapalo Banda Kabupaten Lima Puluh Kota. Oleh karena itu penulis tertarik ingin membahas tentang pengelolaan fasilitas di objek wisata Kapalo Banda Kabupaten Lima Puluh Kota. Tujuan dari penelitian ini sebagai berikut: 1) Menjelaskan manajemen fasilitas utama, (2) Menjelaskan manajemen fasilitas pendukung, (3) Menjelaskan fasilitas pendukung. Jenis penelitian ini diklasifikasikan menjadi penelitian deskriptif dengan data kualitatif. Teknik pengambilan sampel adalah Purposive Sampling dan Snowball Sampling. Hasil penelitian berdasarkan tanggapan informan menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan terkait dengan tujuan yang ingin dicapai, yaitu membangun fasilitas yang lebih baik dalam hal bangunan dan fasilitas pendukung lainnya. Objek wisata Kapalo Banda memiliki rencana pengelolaan fasilitas yang jelas, guna menciptakan rasa nyaman bagi pengunjung yang bepergian ke objek wisata Kapalo Banda. (2) Pengorganisasian terdiri dari tanggung jawab manajer dan petugas yang bertanggung jawab untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan aturan. Pengorganisasian objek wisata ini dilakukan oleh pengelola dengan menempatkan petugas yang memiliki tugas masing-masing. (3) Arahan dibuat agar lebih fokus pada tujuan yang ingin dicapai dari objek wisata Kapalo Banda. Hal ini telah dilakukan dengan mengingatkan satu sama lain dan mengarahkan pengelolaan objek wisata dan agen pariwisata kepada petugas tentang tugas yang harus dilakukan dengan tujuan mengelola petugas yang bekerja sesuai dengan aturan. (4) Pengawasan dilakukan agar apa pun yang menjadi tujuan objek wisata dapat dilakukan dengan baik dan dapat mengimplementasikan rencana yang belum dilaksanakan sesegera mungkin untuk menciptakan rasa nyaman dan aman bagi pengunjung di objek wisata Kapalo Banda.
Copyrights © 2019