Prinsip pembuatan asap cair dari tempurung kelapa ini menggunakan prinsip pirolisis yaitu proses pemanasan suatu zat tanpa adanya oksigen sehingga terjadi penguraian komponen-komponen penyusunnya. Pembakaran tidak sempurna ini menyebabkan senyawa karbon kompleks tidak teroksidasi menjadi karbon dioksida. Asap cair yang dihasilkan di uji dengan FTIR (Fourier Transform Infra Red) untuk melihat senyawa yang terkandung dalam asap cair. Pengaplikasian asap cair sebagai biopestisida dilakukan dengan menggunakan uji motalitas pada kecoa dengan variasi konsentrasi asap cair yaitu 2, 4, 6, 8, 10, 20 dan 100 %. Asap cair yang dihasilkan pada penelitian ini merupakan asap cair grade tiga dengan sifat fisiknya berupa warna kuning kecoklatan pekat dan beraroma kuat.
Copyrights © 2019