Investor di pasar modal memiliki banyak pilihan berinvestasi, sehingga memiliki preferensi resiko yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh return saham satu dan dua tahun yang akan datang pada sektor industri pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), dan untuk mengetahui rasio keuangan apa saja yang dapat membedakan kecenderungan kedua kelompok yang memiliki return positif dan return negatif pada sektor industri pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi dalam penelitian ini adalah industri pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terdiri dari 43 perusahaan. Pengambilan sampel yang berjumlah 29 perusahaan pertambangan dilakukan dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan Multiple Discriminant Analysis. Hasil penelitian menunjukan bahwa signifikan perbedaannya di antara perusahaan yang memiliki return positif dan return negatif pada periode (t-2) adalah variabel Current Assets to Total Assets, Operating Profit Margin, Return on Equity, Devidend dan Yield. Sedangkan pada periode satu tahun sebelum return (t-1), signifikan perbedaannya adalah Gross Profit Margin, EBIT to Total Assets, Yield, Current Assets to Sales. Dengan model MDA memiliki tingkat akurasi 82,2% pada periode (t-2) dan 79,3% untuk periode (t-1).
Copyrights © 2019