Pemahaman Resiliensi dalam ilmu rekayasa keteknikan khususnya pada Ilmu Arsitektur untuk daerah tropis sebenarnya bukan hal yang baru. Kebertahanan suatu disain karena factor iklim sudah puluhan tahun terkonsep dan aplikasinya dikenal dengan Design with Climate . Maraknya pembangunan masjid di berbagai tempat tentunya akan menambah kenyamanan beraktifitas dalam menjalankan ibadahnya bilamana kegiatan didalamnya tidak terganggu oleh dampak cuaca ekstrem, bilamana element disain bagian bangunan ini didisain tanggap terhadap factor cuaca. Dalam kegiatan perencanaan kembali disain masjid di desa negla kecamatan Losari Kabupeten Brebes ini, dikemas menjadi kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengaplikasikan beberapa hasil penelitian sebelumnya dan kajian refeseni lain dari konsep Resiliensi pada suatu bangunan. Ada 2 (dua) aspek pendekatan disain, yaitu kajian disain masjid dan kajian resiliensi arsitektur tropis bangunan masjid. Dan hasilnya adalah secara prinsip aplikasi disain berkonsep resiliensi iklim tropis yang terterapkan ada pada respond hujan, pancaran sinar matahari yang berlebihan dan mengoptimalkan surkulasi udara, yang teraplikasi pada selubung bangunan masjid.
Copyrights © 2018