Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati
Vol 4, No 2 (2019)

faktor risiko kemungkinan timbulnya diabetes melitus pada remaja di kabupaten sleman (skoring DM menggunakan findrisc)

sahayati, sri (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Nov 2019

Abstract

Diabetes merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian di dunia. Di Indonesia jumlah kasus diabetes berada pada urutan kedua setelah hipertensi. Faktor risiko terjadinya diabetes adalah riwayat keluarga, konsumsi manis, aktifitas fisik, obesitas dan genetik. Diperkirakan pada tahun 2040 di dunia akan ada kenaikan kasus diabetes hingga mencapai angka 642 juta. Pola hidup yang sudah berubah akan mempengaruhi setiap generasi, dan ini pula yang sudah terjadi pada kalangan remaja di Indonesia. Remaja saat ini adalah orang dewasa pada sepuluh atau dua puluh tahun ke depan sehingga pemeriksaan dan kewaspadaan akan penyakit diabetes perlu dilakukan. FINDRISC adalah sebuat alat bantu untuk menentukan apakah individu termasuk orang yang mempunyai faktor risiko diabetes.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko timbulnya diabetes pada kelompok remaja di Kabupaten Sleman. Desain penelitian ini adalah analitik korelasional, yaitu mencari hubungan antara faktor-faktor yang berisiko terhadap timbulnya DM (dengan menghitung skor DM menggunakan aplikasi FINDRISC) pada remaja. Hasil dari penelitian ini, variabel yang berhubungan dengan FINDRISC adalah riwayat keluarga (p val=0.000), kadar gula darah (p val=0.003), aktivitas fisik (p val=0.000), dan konsumsi sayur dan buah (p val=0.018). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah tekanan darah (p val=0,087), IMT (p val=0.320), dan lingkar perut (p val=0.082). Analisis multivariat diperoleh secara rata-rata, skor findrisc lebih tinggi 2,54 poin pada orang yang memiliki riwayat keluarga dibanding yang tidak memiliki riwayat keluarga, skor findrisc lebih rendah 3,49 poin pada orang yang memiliki aktivitas fisik yang tidak memiliki aktivitas fisik, dan secara rata-rata, skor findrisc lebih rendah 1,58 poin pada orang yang mengkonsumsi sayur buah dibanding yang tidak mengkonsumsi sayur buah. Kesimpulan penelitian ini riwayat keluarga, kadar gula darah, aktvitas fisik dan konsumsi buah dan sayur berhubungan dengan skor FINDRISC remaja.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

formil

Publisher

Subject

Health Professions Public Health

Description

Jurnal Formil (Forum Ilmiah) KESMAS RESPATI (p-ISSN: 2502-5570, e-ISSN: 2550-0864) is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from various public health disciplines (biostatistics and demography, epidemiology, health education and behavioral science, health policy administration, ...