Penelitian ini dilakukan untuk mengungkapkan dan menganalisis pengaruh Pengungkapan Modal Intelektual yang diukur dengan metode analisis konten dengan Rasio Efisiensi Operasional (OER), dan Loan to Deposit Ratio (LDR) pada profitabilitas (ROA) dari Bank Konvensional di Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Laporan Tahunan yang Diterbitkan oleh Bank Konvensional di situs web BEI. Sumber data dalam penelitian ini adalah Bank Konvensional yang beroperasi di Indonesia dengan aset terbesar selama periode 2014. Tiga belas bank dipilih sebagai subjek penelitian yang memenuhi kriteria yang diinginkan, dengan periode pengamatan dari 2010 hingga 2014 Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi data panel, di mana data sebelumnya diperiksa dengan tes asumsi klasik termasuk normalitas data, heteroskedastisitas, ultikolinearitas dan uji autokorelasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa data penelitian berdistribusi normal. Hasil uji normalitas data, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi tidak menunjukkan adanya penyimpangan dari asumsi klasik. Hasil parsial dari penelitian menunjukkan bahwa variabel ICD memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Asset (ROA), variabel Operational Efficiency Ratio (OER) memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap ROA, sedangkan LDR variabel memiliki pengaruh negatif yang tidak signifikan pada ROA. Nilai koefisien determinasi (R square) adalah 99,10%, yang berarti bahwa secara bersamaan ICD, OER, dan LDR memiliki efek 99,10% pada Return on Asset (ROA) dari Bank Konvensional di Bursa Efek Indonesia.
Copyrights © 2019