Manajemen laba merupakan hasil dari akuntasi akrual yang paling bermasalah. Penggunaan penilaian dan estimasi dalam akuntansi akrual memungkinkan manajer untuk menggunakan informasi dalam (inside information) dan pengalaman manajer untuk meningkatkan kegunaan angka akuntansi. Tujuan dari penulisan jurnal ini adalah untuk menganalisis perbandingan manajemen laba yang diterapkan pada 13 perusahaan dari berbagai sektor yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2016 dan 2017 menggunakan metode Jones Modification. Penelitian ini mengambil sampel berupa rasio keuangan perusahaan pada tahun 2016 dan 2017. Kemudian data- data tersebut,dimasukkan kedalam persamaan Jones Modification. Setelah menemukan nilai Discretionary Accruals dan Nondiscretionary Accruals, dilakukan perbandingan terhadap keduanya. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode manajemen laba yang dilakukan 13 perusahaan tersebut pada tahun 2016-2017, manajemen laba tidak berpengaruh terhadap Actual Return namun berpengaruh pada Abnormal Return.
Copyrights © 2019