WHO/UNICEF merekomendasikan 4 hal penting yang sangat berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak yaitu: memberikan air susu ibu segera dalam waktu 30 menit setelah melahirkan, memberikan hanya air susu (ASI) saja atau pemberian ASI secara ekslusif sejak lahir sampe bayi berusia 6 bulan, memberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI) sejak bayi berusia 6 bulan sampai 24 bulan atau lebih, dan meneruskan pemberian ASI sampai anak berusia 24 bulan atau lebih. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas program multivitamin taburia terhadap status pertumbuhan pada balita usia (6-24 bulan ) di Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2017. Penelitian ini menggunakan disain quasi eksperiment dalam bentuk time series design. Sampel penelitian adalah balita usia (6-24 bulan) yang terdaftar dalam program pemberian multivitamin taburia di kota Makassar, Kabupaten Pangkep, dan Kabupaten Jeneponto yg berjumlah 675 orang. Data dianalisis dengan analisis statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa balita yang mendapat multivitamin mengalami pertambahan berat badan dengan rata-rata 0.45 kg dan panjang badan rata-rata 1.43 cm dari T0 ke T4. Terjadi peningkatan yang bermakna dari T0 ke T4 untuk berat badan dan panjang badan (p<0.05). Besar persentase laju pertumbuhan berat badan dan panjang badan lebih tinggi pada balita yang patuh mengkonsumsi multivitamin taburia dari pada yang tidak mengkonsumsi multivitamin taburia setelah pemberian taburia selama 120 hari. Dose respon terjadi pada bulan ke 3 untuk percepatan berat badan dan panjang badan setelah pemberian taburia dengan mengkonsumsi 36 bungkus (cut off pont 60%) multivitamin taburia sudah bisa memperbaiki pertumbuhan balita
Copyrights © 2019