Menstruasi adalah proses alamiah yang terjadi pada perempuan. Menstruasi merupakan perdarahan yang teratur dari uterus sebagai tanda bahwa organ kandungan telah berfungsi matang. Umumnya, remaja yang mengalami menarche adalah pada usia 12 sampai dengan 16 tahun. Menstruasi yang terjadi pada perempuan biasanya mengalami gangguan. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah perubahan kadar hormon akibat stres atau dalam keadaan emosi yang kurang stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan tingkat stres dengan gangguan menstruasi pada remaja putri kelas X di SMA 1 Palopo Tahun 2018. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan yaitu Cross Sectional Study. Jumlah populasi pada penelitian ini sebanyak 197 siswa. JumLah sampel sebanyak 66 orang siswa kelas X di SMA 1 PALOPO TAHUN 2018.penelitian ini di lakukan pada bulan september. Penelitian ini diolah dengan menggunakan SPSS 22,0 for Windows. Berdasarkan hasil penelitian dari 66 responden menunjukkan bahwa siswa remaja putri kelas X yang mengalami tingkat stres berat dengan gangguan menstruasi berat sebanyak 23 orang (46,9%). Hasil analisis dengan menggunakan uji statistik Rank Spearman dengan angka α <0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan Sig. 0,010 yang menunjukkan ada hubungan tingkat stres dengan gangguan menstruasi. Arah hubungan positif (searah) dengan keeratan hubungan tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat stres maka menstruasi akan mengalami gangguan.
Copyrights © 2019