Jurnal Medika Malahayati
Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3

HUBUNGAN ANTARA STATUS KEPEGAWAIAN DENGAN TIMBULNYA NYERI KEPALA TIPE TEGANG OTOT PADA GURU MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 METRO

Roezwir Azhari (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Sep 2019

Abstract

Latar belakang : Nyeri kepala tipe tegang otot adalah nyeri kepala yang sifatnya menekan atau terasa berat atauketat dan bentuk paling umum dari nyeri kepala primer yang mempengaruhi dua pertiga populasi. Nyeri kepala tipe tegangotot dipengaruhi oleh banyak faktor salah satunya adalah status kepegawaian guru.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara status kepegawaian dengan timbulnya nyeri kepala tipe tegang ototpada guru di MAN 1 MetroMetode : Metode penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampelpenelitian diambil dengan menggunakan random sampling, dipilih 2 status kepegawaian yaitu Guru PNS dan non PNS diMAN 1 Metro dengan rumus Slovin sebanyak 60 Guru. Penelitian ini menggunakan kuesioner Forest Headache yang sudahdimodifikasi. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan bantuan program komputer.Hasil penelitian : Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penderita TTH pada Guru PNS sebanyak 21,4%sedangkan pada Guru non PNS 72,2%. Berdasarkan hasil uji Chi-kuadrat (x2), terdapat hubungan yang bermakna antarastatus kepegawaian guru dengan risiko menderita nyeri kepala tipe tegang otot (p= 0.000) (p< 0.05) dengan or=9,533Kesimpulan : Hasil dari penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara status kepegawaian guru denganrisiko menderita nyeri kepala tipe tegang otot dengan p= 0,000 dan or= 9,533

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

medika

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; ...