Latar Belakang : Pembesaran Prostat Jinak (BPH) merupakan penyakit yang biasa terjadi pada laki-laki usia lanjut.Bahwa usia >50 tahun memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami BPH dikarenakan kelemahan otot detrusor, penurunanfungsi persarafan, dan penurunan testosteron. Dan kebiasaan merokok berat memiliki risiko lebih besar untuk mengalamiBPH, dikarenakan nikotin meningkatkan aktifitas enzim perusak androgen, sehingga menyebabkan penurunan kadartestosteron.Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan usia dan kebiasaan merokok terhadap terjadinya BPH di RSUDDR. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung.Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional.Teknik pengambil sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 102responden. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner. Analisis data dilakukan dengananalisis univariat, dan bivariat dengan Chi Square test.Hasil : Hasil penelitian menunjukan nilai p usia = 0,000, nilai p kebiasaan merokok = 0,000 yang berarti adahubungan usia dan kebiasaan merokok terhadap terjadinya BPH.Kesimpulan : Bahwa kategori usia >65 tahun 59,8 % dan kategori kebiasaan merokok berat 55,9 % memilikihubungan dengan kejadian BPH.
Copyrights © 2016