Jurnal Medika Malahayati
Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1

NILAI SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS PEMERIKSAAN FOTO POLOS ABDOMEN DAN COLON IN LOOP TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT HIRSCHSPRUNG DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK PERIODE TAHUN 2010-2014

Andi Siswandi1 (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Sep 2019

Abstract

Latar Belakang : Penyakit Hirschsprung adalah kelainan kongenital pada kolon yang ditandai dengan tiadanya selganglion parasimpatis pada pleksus submukosa Meissner dan pleksus Auerbach. Diagnosis penyakit Hirschsprungditegakkan sedini mungkin mengingat berbagai komplikasi yang membahayakan jiwa.Foto Polos Abdomen salah satupemeriksaan radiologis yang digunakan untuk diagnosis awal penyakit Hirschsprung selain dengan colon in loop.Colon inloop memerlukan zat kontras dan peralatan radiologi yang tidak sederhana.Foto polos abdomen merupakan pemeriksaanyang mudah dan tidak invasif dibandingkan dengan penunjang lainnya, perlu dinilai akurasinya terhadap colon in loop,sehingga seorang dokter umum, terlebih dokter ahli bedah anak harus mampu untuk mendeteksi penyakit Hirschsprungsecara dini.Tujuan penelitian ini adalah Untuk menilai sensitivitas dan spesifisitas pemeriksaan foto polos abdomen dancolon in loop terhadap kejadian penyakit Hirschsprung.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik cross sectional dengan rancang bangun uji diagnostikmenggunakan data sekunder dari rekam medis pasien di RS Abdoel Moeloek periode Tahun 2014. Teknik pengambilansampel yang digunakan melalui teknik total sampling yang ditentukan dengan kriteria inklusi dan eksklusi.Hasil : Subjek penelitian ini adalah 68 pasien anak yang dicurigai dengan penyakit Hirschsprung. Hasil analisisdidapatkan bahwa Foto Polos Abdomen memiliki sensitivitas 81,13% sedangkan spesifisitasnya 100%. Sedangkan Colon inloop memiliki sensitivitas 86,79% sedangkan spesifisitasnya 100%.Kesimpulan : Kesimpulan Foto Polos Abdomen mempunyai akurasi yang lebih rendah untuk mendiagnosispenyakit Hirschsprung dengan nilai sensitifitas (81,13% : 86,79 %). Akan tetapi dengan selisih 5,6% Foto polos abdomendapat mengganti colon in loop apabila tidak didapatkan peralatan untuk colon in loop.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

medika

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; ...