Jurnal Medika Malahayati
Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4

HUBUNGAN OBESITAS SENTRAL DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI

Boby Surywan (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Sep 2019

Abstract

Latar belakang : Obesitas didefinisikan sebagai keadaan patologis akibat akumulasi lemak berlebihan dalam tubuhdengan peningkatan berat badan melebihi batas kebutuhan skeletal dan fisik. menurut data World Health Organization(WHO), prevalensi obesitas di negara maju dan berkembang telah meningkat tiga kali lipat WHO juga menggambarkanbahwa 400 juta orang dewasa di dunia mengalami obesitas dan memperkirakan pada tahun 2015 akan meningkat sampai700 juta orang. Pada seseorang dengan obesitas, sel-sel lemak akan mengalami hipertrofi yang dapat menurunkanreseptor insulin hingga kadar glukosa intravaskular tetap tinggi.Tujuan : Mengetahui hubungan obesitas sentral dengan kadar glukosa darah sewaktu pada Mahasiswa FakultasKedokteran Universitas Malahayati.Metode : Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Sample penelitian ini sebanyak 97 orang.Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi square.Hasil : Distribusi frekuensi obesitas sentral pada responden lebih tinggi pada non obesitas sentral sebesar 63orang (64,9%) dan distribusi frekuensi kadar glukosa darah sewaktu lebih tinggi pada kategori normal sebesar 67 orang(69.1%). Hasil analisis bivariat dengan uji chi square didapatkan p value = 0,022 < 0,05.Simpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara obesitas sentral dengan kadar glukosa darah sewaktu.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

medika

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; ...