Jumlah penderita stroke di Indonesia semakin meningkat dan menduduki urutan pertama di Asia. Mengetahuidistribusi frekuensi stroke berdasarkan usia dan jenis kelamin pada stroke hemoragik dan non-hemoragik di instalasi rawatinap neurologi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek tahun 2014. Disain penelitian adalah deskriptif dan dianalisis secara univariat.Sampel penelitian ini semua kasus stroke pada tahun 2014 di instalasi rawat inap neurologi dan memiliki catatan rekammedik yang lengkap. Data diolah menggunakan SPSS Versi 21 dengan menggunakan uji distribusi frekuensi. Datadidapatkan dari 637 sampel secara umum prevalensi stroke terendah pada kelompok usia 15-24 tahun sebanyak 8 (1,3 %)pasien dan tertinggi pada kelompok usia 55-64 tahun 198 (31,1 %) pasien, perempuan 299 (46,9 %) pasien dan laki-laki338 (53,1 %) pasien. Prevalensi stroke hemoragik terendah pada kelompok usia 25-34 tahun sebanyak 1 (0,9 %) pasiendan tertinggi pada kelompok usia 45-54 tahun 39 (33,3 %) pasien, perempuan 66 (56,4 %) pasien dan laki-laki 51 (43,6 %)pasien. Prevalensi stroke non-hemoragik terendah pada kelompok usia 15-24 tahun sebanyak 8 (1,5 %) pasien dantertinggi pada kelompok usia 55-64 tahun 166 (31,9 %) pasien, perempuan 233 (44,8 %) pasien dan laki-laki 287 (55,2 %)pasien. Prevalensi Stroke hemoragik dan non-hemoragik terendah usia 25-34 dan 15-24 tahun, tertinggi usia 45-54 dan 55-64. Stroke hemoragik perempuan lebih banyak dibanding laki-laki. Stroke non-hemoragik laki-laki lebih banyak dibandingperempuan.
Copyrights © 2015