PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak dibidang linen yang menspesialisasikan diri pada produk damask dan towel. PT. XYZ merupakan perusahaan tekstil terpadu yang terdiri dari pemintalan (spining), penenunan (weaving), pencelupan (dyeing) dan konveksi. PT. XYZ melakukan operasional yang berbeda dengan perusahaan tekstil lainnya, baik dalam proses produksi, desain, dan memasarkan produknya ke masyarakat luas, dimana PT. XYZ menerima pesanan dari costumer yang mencakup desain serta macam barang yang dipesan dan tidak memasarkannya ke masyarakat luas (go public). Dalam melakukan kegiatan produksinya sangat berkaitan dengan persediaan bahan baku yang merupakan komponen penting yang harus tersedia untuk kelancaran proses produksi. Persediaan dalam suatu unit usaha dapat dikategorikan sebagai modal kerja yang berbentuk barang. Keberadaannya di satu sisi dianggap sebagai pemborosan, tetapi di sisi lain juga dianggap sebagai asset yang sangat diperlukan untuk menjamin kelancaran pemenuhan permintaan. PT. XYZ belum memiliki sistem komputerisasi yang dapat menunjang kebutuhan pengadaan bahan baku untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas perusahaan khususnya pada bagian pengadaan bahan baku. Penelitian ini dilakukan dengan field research dan observation melalui tahapan perencanaan, analisis, desain. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan model perencanaan persediaan bahan baku, serta membantu PT. XYZ untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi di divisi Purchasing, sehingga dapat dibentuk sistem yang lebih efisien.
Copyrights © 2017