Hipertensi merupakan tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya diatas 140 mmHg dan tekanan diastolinya diatas 90 mmHg. Hipertensi pada populasi lansia didefinisikan sebagai tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolic 90 mmHg. . Salah satu pengobatan non farmakologis yang telah dilakukan lansia adalah dengan mengkonsumsi teh rosella. Banyak studi yang memperlihatkan efektifitas rosella pada berbagai organ. Hal ini dikarenakan efek anti radikal yang dimiliki oleh kandungan rosella didalamnya mampu mengurangi radikal bebas yang terbentuk dalam aliran darah. Tujuan penelitian untuk mengeksplorasi pengalaman penderita hipertensi mengkonsumsiteh rosella sebagai terapi. Metode penelitian menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Partisipan pada penelitian ini adalah lansia penderita hipertensidi URESOS Pucang Gading Semarang. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar partisipan merasakan keluhan hipertensi seperti : pusing, kaku pada leher, sulit tidur dan badan sempoyongan. Pengalaman mengkonsumsi teh rosella didapatkan sebagian besar partisipan mengalami penurunan/berkurangngya keluhan hipertensi.Kata Kunci: Pengalaman; Rosella; Hipertensi
Copyrights © 2017