Jalabahasa: Jurnal Ilmiah Kebahasaan
Vol 15, No 2 (2019): JALABAHASA

Bencana Lumpur Lapindo: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough (Lapindo Mud Disaster: Critical Discourse Analysis of Norman Fairclough)

Permita, Moulidvi Rizki (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Nov 2019

Abstract

Penelitian ini menjelaskan hubungan antara PT Lapindo Brantas dan masyarakat terdampak lumpur di Sidoarjo yang dibentuk oleh VIVAnews.co.id. Teori yang digunakan adalah Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Berita dikaji melalui teks, discourse practice, dan sociocultural practice. Hasil penelitian menunjukkan bahwa VIVAnews.co.id berusaha menampilkan PT. Lapindo Brantas sebagai pihak korban yang banyak disalahkan, sedangkan masyakarat terdampak lumpur Sidoarjo digambarkan sebagai pihak yang memiliki kuasa terhadap PT. Lapindo Brantas. Hal ini disebabkan media terkait merupakan anak perusahaan Bakrie Group, sama dengan PT Lapindo Brantas. VIVAnews.co.id merupakan ranah kekuasaan PT Lapindo Brantas dan sebagai juru bicara dalam isu yang berkembang di masyarakat. This study explains the relationship formed by VIVAnews.co.id between PT Lapindo Brantas and the community affected by mud in Sidoarjo. The theory used is Norman Fairclough Critical Discourse Analysis. News is reviewed through text, discourse practice, and sociocultural practice. From the results, it was found that VIVAnews.co.id tried to display PT Lapindo Brantas as the victim who was mostly blamed, while the people affected by the Sidoarjo mud were described as having the authority over PT Lapindo Brantas. This is due to the related media being a subsidiary of Bakrie Group, in line with PT Lapindo Brantas. VIVAnews.co.id is the domain of the power of PT Lapindo Brantas and as a spokesperson on issues developing in the community.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

jalabahasa

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

JALABAHASA adalah jurnal yang menjadi media publikasi hasil-hasil penelitian bidang bahasa, penerjemahan, dan pengajaran bahasa yang bukan penelitian tindakan kelas (non-PTK). JALABAHASA terbit dua kali dalam satu tahun, pada bulan Mei dan November. Seluruh artikel yang terbit telah melewati proses ...