Pembangkit listrik tenaga uap memanfaatkan air sebagai media kerja. Air yang digunakan sebagai pengisi boiler disebut air pengisi. Pemakaian make-up water berguna untuk mengisi losses air yang terjadi setelah air pengisi bersirkulasi. Dalam menganalisis pemakaian make-up water digunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve and Control) yang bertujuan mengetahui penyebab terjadinya pemborosan pemakaian make-up water dan cost saving bahan bakar yang diperoleh setelah dilakukan optimasi make-up water. Saat proses produksi listrik terjadi pemborosan pemakaian make-up water, dari analisis yang dilakukan diketahui bahwa penyebab pemborosan adalah kebocoran 47 valve di area turbin dan 45 valve di area boiler. Setelah dilakukan optimasi saat maintenance outage dan overhaul pemakaian make-up water turun dari 67,74 t/jam menjadi 30,18 t/jam sehingga penghematan bahan bakar yang diterima sebesar 4,33 t/jam setara Rp 2.247.557.239,-/bulan.
Copyrights © 2019