Pemetaan Pendidikan disuatu Daerah dilakukan untuk mengetahui tingkat kondisi pendidikan pada suatu wilayah. Informasi yang dihasilkan dapat membantu pemerintah dalam menentukan wilayah prioritas pembangunan. Pemetaan kondisi pendidikan dilakukan menggunakan metode Self Organizing Maps (SOM) dengan sembilan indikator pemerataan pendidikan. Pada pengelolaan data preprocessing menggunakan metode Min-Max Normalization untuk menjaga agar range antara variable satu dengan yang lain berada pada range 0-1. Hasil pemetaan SOM dengan menggunakan data latih tahun 2010 – 2013 sebanyak 64 Data dan data uji tahun 2014 sebanyak 16 data menghasilkan akurasi 81,25 %. Keakuratan hasil sangat bergantung pada model data latih, jumlah data latih dan jumlah iterasi. Tingkat akurasi yang dihasilkan setelah dilakukan perbandingan dengan data aktual, menunjukkan bahwa SOM dapat digunakan sebagai metode untuk melakukan pemetaan
Copyrights © 2017