Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan)
Vol 4 No 2 (2017): November

PENDAMPINGAN IBU NIFAS MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PRAKTIK PEMBERIAN ASI DI TANGERANG

Erna Mesra (Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Banten)
Tuti Resnawati (Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Banten)
Ermawati Dalami (Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Banten)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2017

Abstract

Air Susu Ibu adalah makanan terbaik bagi bayi. ASI eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman tambahan pada bayi berumur 0-6 bulan. Menyusui sejak dini mempunyai dampak yang positif bagi ibu maupun bayinya. Manfaat memberikan ASI bagi ibu menjalin kasih sayang dan mengurangi perdarahan pasca melahirkan, mempercepat pemulihan ibu, menunda kehamilan, mengurangi risiko terkena kanker payudara, dan merupakan kebahagiaan bagi ibu (Depkes RI, 2011). Teknik menyusui cara memberikan ASI pada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar. Praktik menyusui dilakukan dalam suasana yang santai bagi ibu dan bayi. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pendampingan ibu nifas terhadap kemampuan praktik pemberian ASI Jenis penelitian Quasi Eksperimen dengan rancangan Statistik Group Comparison pre dan post-test. Hasil Ada Perbedaan signifikan pengetahuan ASI sebelum dan sesudah pendampingan pada kelompok intervensi didapatkan mean 16,89 dan t test 13,116 dan p value 0.000. Perbedaan keterampilam praktik pemberian ASI secara signifikan sebelum dan sesudah pendampingan mean 12,00 dan t test 3,851, p value 0,000 ada perbedaan signifikan kemampuan praktik pada kelompok intervensi Saran: bidan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui penyuluhan tentang persiapan menyusui sejak pasca melahirkan untuk menyusui bayi dan dipastikan memberikan ASI Ekslusif pada bayi sampai umur 2 tahun

Copyrights © 2017