Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan)
Vol 2 No 2 (2015): November

PENGARUH KOPING ADAPTIF DAN MAL ADAPTIF TERHADAP DISMENOREA PADA MAHASISWI D III KEPERAWATAN, JAKARTA, TAHUN 2014

Yuli Mulyani (Poltekkes Kemenkes Jakarta III)
Sri Maryani (Poltekkes Kemenkes Jakarta III)
Ermawati Ermawati (Poltekkes Kemenkes Jakarta III)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2015

Abstract

Angka kejadian dismenore berkisar 45-95 persen. Wanita yang mengalami dismenore sampai parah dapat mencapai 15 %. Dismenore merupakan salah satu masalah ginekologi yang paling umum dialami wanita dari berbagai tingkat usia. Dismenore primer dialami oleh 60-75 % wanita muda. Dari tiga perempat jumlah wanita tersebut mengalami dismenore dengan intensitas ringan atau sedang. Sedangkan seperempat bagiannya mengalami dismenore intensitas berat dan terkadang membuat penderitanya tidak dapat menahan rasa nyeri yang dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi pengaruh koping adaptif dan mal adaptif terhadap dismenore. Disain penelitian adalah deskripif dengan pendekatan Cross sectional, lokasi penelitian di Prodi D III Keperawatan. Pengambilan sampel dengan purposive sampling, jumlah sampel 71 responden.. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden berusia 19 tahun 62,5%, menstruasi pertama kali usia 13 tahun sebanyak 34,7%, mengalami dismenore 84,7%, dengan skala nyeri sedang 73,6%, lokasi nyeri terbanyak adalah nyeri perut 86,7%, Sedangkan koping adaptif terbanyak adalah mengeluh ke teman/ orang tua 66,7%, dan koping mal adaptif marah-marah 40%. Dengan uji statistik Chi square, didapatkan bahwa terdapat hubungan bermakna atau terdapat pengaruh koping mal adaptif (marah-marah) dan koping menangis terhadap sakit kepala pada saat menstruasi dengan p value 0,002 dan 0,021 dengan nilai OR = 17,5 dan 7,656. Terdapat hubugan antara koping mal adaptif terhadap dismenore.

Copyrights © 2015