Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil prediksi delisting antara modelSpringate dan Zmijewski serta untuk mengetahui model prediksi paling akurat. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel perusahaan delisting di Bursa Efek Indonesia tahun 2008 sampai 2016. Teknik analisis data menggunakan analisis paired sampel t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara model Springate dan Zmijewski dalam memprediksi delisting. Tingkat akurasi model prediksi Springate (77%) lebih tinggi daripada model Zmijewski (66%)i. Karena pada model prediksi Springate lebih menekankan rasio profitabilitas. Kondisi ini lebih cenderung sebagai penyebab perusahaan mengalami delisting. Sedangkan pada odel prediksi Zmijewski jumlah hutang merupakan faktor penentu dalam pembentukan skor akhir.Kata Kunci : Model Springate, Model Zmijewski, Delisting
Copyrights © 2018