Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang model pengembangan industri kerajinan sulaman/tenun berbasis sinergitas multi stakeholders. Faktor kelemahan UMKM digunakan sebagai pendekatan untuk mengetahui peran multi stakeholders. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ditentukan dengan cara purposive yaitu daerah yang masuk kategori potensial kerajinan sulaman/tenun, yaitu Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Sawahlunto. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci yakni pemilik UMKM sulaman/tenun ditambah dengan informan tambahan yakni karyawan dan OPD terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelemahan UMKM sulaman/tenun Sumatera Barat mencakup tiga aspek, pemasaran, modal dan pendanaan usaha, dan manajemen usaha. Berdasarkan pendekatan kelemahan tersebut maka diperlukan sinergitas multi stakeholders untuk mengatasinya. Kata kunci: Sulaman/tenun, UMKM, Stakeholders
Copyrights © 2019