Agroekoteknologi Tropika Lembab
Vol 2, No 2 (2020): Agroekoteknologi Tropika Lembab Volume 2 Nomor 2 Februari 2020

Efektivitas Ekstrak Daun Tumbuhan Bintaro (Cerbera odollam), Bayam Jepang (Amaranthus viridis) dan Paku Perak (Niprolepis hirsutula) Terhadap Ulat Krop Kubis (Crocidolomia pavartata)

Syaiful Asikin (Unknown)
Ni’matuljannah Akhsan (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Nov 2019

Abstract

Hama krop kubis (Crocidolomia pavartata) merupakan salah satu kendala budidaya sayuran sawi dan kubis di lahan rawa pasang surut. Salah satu alternatif pengendalian hama adalah dengan menggunakan bahan tumbuhan di lahan rawa pasang surut sebagai pestisida nabati. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas aplikasi ekstrak daun bintaro, bayam japang dan paku merah pada hamakropkubis. Hasil penelitian menunjukkan hanya ekstrak daun bintaro yang efektif mengendalikan hama ulat krop kubis. Ekstrak daun bintaro mempunyai zat antifedan dan dalam waktu 60 jam setelah aplikasi, menyebabkan mortalitas ulat krop kubis sebesar 84,00%. Ekstrak daun bintaro mampu menghambat pertumbuhan pupa dan imago. Kesimpulannya yaitu ekstrak daun bintaro (Cerbera odollam), dapat digunakan sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan hama krop kubis pada tanaman sayuran sawi.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

agro

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab Universitas Mulawarman merupakan media publikasi tulisan asli yang berkaitan dengan budidaya tanaman secara ...