Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa penerapan Pendidikan Karakter kini sudah mulai dicanagkan oleh berbagai lembaga pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga menengah maka dari itu perlu diteliti mengenai keberhasilan pada pelaksanaan penerapan pendidikan karakter tersebut. Guru mempunyai kedudukan khusus dalam langkah penananaman nilai-nlai ini untuk meciptakan generasi penerus yang berakhlak mulia, guru dipercaya mampu memberikan kontribusi pada masyarakat. Dalam pembelajaran di kelas, guru berhadapan dengan sejumlah peserta didik yang semuanya ingin diperhatikan. Peserta didik akan berkembang secara optimal melalui perhatian guru yang positif, sebaliknya perhatian yang negatif akan menghambat perkembangan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kulitatif dengan teknik pemaparan informan temuan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan observasi partisipan, wawancara mendalam, serta analisis dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam menumbuhkan nilai karakter peserta didik, Kepala Madrasah dan stack Holder merumuskan dan merencanakan program-program pembiasaan di sekaolah baik di dalam maupun di luar kelas. Perencanaan tersebut kemudian direalisasikan setiap hari seperti menjemput kedatangan peserta didik, Murojaah Hafalan surah- surah, Mengaji, Shalat duha dan shalat duhur secara berjamaah. Selain program unggulan yang diterapkan di Madrasah, Guru kelas memiliki strategi tertentu dalam menumbuhkan nilai karakter peserta didik seperti Kultum setalah shalat Duha, Membaca Ayat Kursi, Budaya Literasi, Ice Breaking disela-sela pembelajaran, Sabtu sehat dan gizi juga penumbuhan karakter lainnya. Tidak hanya sekedar strategi yang diterapkan, melainkan guru kelas melakukan evaluasi kegiatan baik lisan maupun tulisan, juga dilakukan evaluasi melalui komunikasi oleh orangtua peserta didik.
Copyrights © 2019