Protein yang bersumber dari insekta lebih ekonomis dan ramah lingkungan serta mempunyai peran yang penting secara alamiah. Insekta dilaporkan memiliki efisiensi konversi pakan yang tinggi dan dapat dipelihara serta diproduksi secara massal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengopimalkan produksi maggot meliputi massa protein, massa lemak kasar dan massa serat kasar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Juli 2019. Pemeliharaan maggot lalat tentara hitam Hermetia illucens, Penelitan ini akan dilaksanakan di Program Studi Peternakan Unasman untuk pemeliharaan dan analisis nutrisi di laksanakan di Lab Kimia Pakan Fakultas Peternakan UNHAS. Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 3 perlakuan yaitu jenis media dan 3 ulangan. Secara keseluruhan menghasilkan 9 kombinasi perlakuan, yaitu 3 x 3 unit percobaan. A0 : ampas tahu 100%, A1: ampas tahu 50% kotoran ayam 50%, A2: ampas tahu 75% kotoran ayam 25%. Hasil sidik ragam menunjukkan penggunaan media yang berbeda bepengaruh nyata (P<0.05) terhadap massa lemak kasar dan serat kasar, akan tetapi tidak berpengaruh nyata (p>0.05) terhadap bahan kering dan protein kasar. Disimpulkan bahwa hasil produksi maggot lalat tentara hitam Hermetia illucens paling baik pada perlakuan A1 yaitu massa bahan kering 43.82 g dengan protein kasar 18.29 g dan lemak kasar 14.63 g serta serat kasar 4.62 g.Keywords : Lalat tentara hitam, maggot massa nutrisi, media
Copyrights © 2019