Jurnal Seni Nasional Cikini
Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 1 No. 1

Pementasan Berusaiyu no Bara oleh Takarazuka Revue : Reaksi terhadap Maskulinitas dan Femininitas Jepang

Aldrie Alman Drajat (Universitas Indonesia)



Article Info

Publish Date
14 Dec 2019

Abstract

Adaptasi sebagai bentuk reproduksi karya seni dan sastra adalah hal yang sangat umum di Jepang. Manga, produk budaya urban yang telah menjadi salah satu ikon kebudayaan populer Jepangadalah salah satu wahana yang sering diadaptasi ke berbagai wahana lain seperti anime, serial TV, dan pementasan teater. Berbeda wahana maka struktur dan aspek lainnya juga berbeda.Tulisan ini akan membahas perubahan struktural dan estetis yang terjadi pada pementasan drama musikal adaptasi manga Berusaiyu no Bara yang dimainkan oleh kelompok teater wanitaJepang Takaradzuka Revue. Dengan memanfaatkan pendekatan alih wahana, tulisan ini akan mengungkapkan ideologi-ideologi dalam proses pembentukan lakon yang berimbas padapembawaan maskulinitas di dalam pementasan. Analisis menunjukkan bahwa nilai maskulinitas tokoh pada manga Berusaiyu no Bara berbeda dengan adaptasi drama musikalnya. Perubahanstruktural dan estetis yang ada pada pementasan diasumsikan sebagai reaksi Takarazuka Revue pada maskulinitas dan femininitas Jepang yang telah mapan pasca berakhirnya Perang Pasifik.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jurnalcikini

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Seni Nasional CIKINI, is a collection of various topic of art studies that contain ideas, research, or views on the developtment of artistic phenomena and symptoms as well as various problems. The purpose of this Journal is for contribute to the researching about art, to develop our ...