JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)
Vol 1, No 1 (2017): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)

Pemetaan Tanah Berdasarkan Sistem Klasifikasi Tanah PPT (1983) dan Padanan USDA (1990) Di Kecamatan Baruga dan Kecamatan Poasia

Karim, Jufri (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Apr 2017

Abstract

Di Kota Kendari, tanah mendapat tekanan yang tinggi sebagai akibat dari pesatnya pembangunan, namun database tentang tanah secara spasial yang tersedia hanya Peta Tanah Tinjau (skala 1:250.000). Untuk memenuhi kebutuhan database tentang Peta Tanah, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk membuat peta tanah tingkat semi detail  (skala 1:50.000) di Kecamatan Baruga dan Kecamatan Poasia berdasarkan sistem klasifikasi tanah PPT (1983) dan disepadankan dengan sistem klasifikasi tanah USDA (1999). Penelitian ini menggunakan metode survei, pola pendekatan analitik, dengan jarak observasi fleksibel grid. Pengamatan intensif dilakukan pada setiap satuan lahan yang menjadi sampel area.Berdasarkan Sistem Klasifikasi Tanah (PPT, 1983), Kec. Baruga dan Kec. Poasia mempunyai 8 macam tanah yaitu : Aluvial Distrik seluas 2944,5 ha (27,61%) meliputi SPT 1-3, 6 dan SPT 7); Aluvial Humik seluas 242,0 ha (2,28 %) meliputi SPT 5; Arenosol Kambik seluas 933,25 ha (8,77 %) meliputi SPT 12, 18, 19 dan SPT 21; Arenosol Oksik seluas 262,0 ha (2,46 %), meliputi SPT 14 dan SPT 22; Kambisol Molik seluas 1206,5 ha (11,31 %) meliputi SPT 8; Kambisol Umbrik seluas 1293,0 ha  (11,62 %) meliputi SPT 4 dan SPT 23; Regosol Distrik seluas 3749,0 ha (35,16 %) meliputi SPT 9,10,13,15-17,20, dan SPT 24-25; dan Regosol Eutrik seluas 83,75 ha (0,79 %) meliputi SPT 11. Berdasarkan Sistem Klasifikasi Tanah USDA (1999), Kecamatan Baruga dan Kecamatan Poasia mempunyai 8 sub group tanah yaitu : Typic Ustifluvents seluas 4611,75 ha (43,24 %) meliputi SPT 1, 5, 10, 15, dan SPT 16; Fluventic Dystrustepts seluas 1310,75 ha (12,29 %) meliputi SPT 4; Typic Endoaquents seluas 739,5 ha (6,94 %) meliputi SPT 2, 6 dan SPT 7; Typic Fluvaquents seluas 403,5 ha (3,78 %) meliputi 3; Typic Haplustepts seluas 80,75 ha (0,76 %) meliputi SPT 21; dan Typic Ustorthents seluas 1264,5  ha (11,88 %) meliputi SPT 9,11, 13, 17, 20, 24 dan SPT 25; Typic Dystrustepts seluas 1310,75 ha (12,29 %); Humic Dystrustepts seluas 1293,25 ha (12,15 %) meliputi SPT 12, 18, 19, 22 dan SPT 23.Kata Kunci: Klasifikasi, Peta, TanahDOI : 10.5281/zenodo.2654339

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jagat

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Earth & Planetary Sciences Engineering Other

Description

JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) merupakan majalah Ilmiyah yang membaha teori dan praktik geografi serta kajian geografi fisik, pengindraan jauh, perencanaan dan pengembangan wilayah yang relevan dengan Negara Indonesia. Terbit pertama kali tahun 2017. Frekuensi terbit sebanyak dua ...