Media massa merupakan arena pertarungan berbagai kepentingan dan sekaligus menjadi aktor yang ikut dalam pertarungan tersebut. Dalam melakukan pertarungan inilah media massa mengembangkan frame-frame tertentu yang disesuaikan dengan pengalaman dan kepentingannya sendiri. Menurut Reese dan Shoemaker, setiap institusi media memiliki frame tertentu yang membedakan dirinya dengan media lain, serta untuk memenangkan pertarungan dalam pembentukan wacana (Discourse). Penelitian ini mencoba melihat framing (pembingkaian) yang dilakukan Harian Umum Kompas, Harian Umum Riau Pos dan Harian Umum Riau Mandiri terhadap permasalahan atau problematika pengelolaan keuangan daerah, hubungan Kepala Daerah dengan DPRD dan Hubungan Pemerintah Pusat dengan Daerah, antar Daerah dan Pemerintah dengan Masyarakat Daerah berdasarkan UndangUndang Nomor 22 Tahun 1999.
Copyrights © 2005