Taman kota Ayodia pada dasarnya merupakan ruang publik dan bagian dari ruang terbuka hijau yang dapat digunakan sebagai sarana hiburan rekreasi masyarakat. Masyarakat di Kota Jakarta Selatan saat ini merupakan masyarakat yang sangat modern dengan aktivitas mobilitas yang tinggi sehingga menuntut mereka untuk banyak beraktivitas di luar rumah dan sangat menyita waktu. Penelitian ini menggunakan pemaknaan Semiotika Roland Barthes pada Taman Kota Ayodia. Pemaknaan mencakup denotasi, konotasi dan mitos dari Taman Kota sebagai bentuk komunikasi hiburan. Hasil denotasi memperlihatkan kesamaan dan perbedaan dari gambaran fisik taman kota. Sedangkan hasil konotasi mengalami pergeseran makna estetika taman kota Ayodia. Mitos yang muncul bagi penikmat taman kota seperti menjadi tamu raja.
Copyrights © 2017